WWW.INSTAGRAM.COM
Rumpi Gosip Official on Instagram: "Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji memandang wajar apabila publik mencurigai kematian Sutrimo, yang ditemukan tewas di klinik kosong di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kecurigaan tersebut, menurutnya, mencuat kuat karena latar belakang korban yang diketahui telah bekerja di rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah (FA) dengan rentang waktu yang cukup lama. “Memang wajar masyarakat bercuriga tentang kematian ini,” kata Susno “Mengapa bercuriga? Dari status Sutrimo sendiri, dia adalah orang dekatnya eks Jampidsus, bapak FA, dia bekerja di situ sudah puluhan tahun, kemudian tentunya dekat hubungannya dan banyak hal yang diketahui tentang kepribadian, perilaku, kebiasaan, dan lain-lain dari eks Jampidsus FA ini,” sambungnya. Itu kan hal-hal yang tidak wajar. Dan juga Polri tahunya bukan dari laporan orang yang membawa itu, bukan laporan dari keluarga, tapi karena informasi dari masyarakat beberapa waktu, beberapa hari setelah kejadian baru Polri diberi tahu,” jelasnya. Susno Duadji juga menilai kematian Sutrimo dirasa tidak wajar karena tidak diautopsi terhadap jenazah korban. “Nah jenazah juga tidak diotopsi dan sebagainya-sebagainya, jadi kecurigaan penuh,” tutur Susno. Sehingga, menurutnya penyelidikan yang saat ini tengah dilakukan pihak kepolisian terhadap kematian Sutrimo, diniali sudah tepat. “Ini saya kira runtut yang dilakukan oleh penyidik atau penyelidik Polri, sudah sangat tepat. Untuk apa? Untuk mendapatkan alat bukti, guna mengetahui penyebab kematian,” imbuhnya."
8,833 likes, 644 comments - rumpi_gosip on August 1, 2026: "Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji memandang wajar apabila publik mencurigai kematian Sutrimo, yang ditemukan tewas di klinik kosong di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kecurigaan tersebut, menurutnya, mencuat kuat karena latar belakang korban yang diketahui telah bekerja di rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah (FA) dengan rentang waktu yang cukup lama. “Memang wajar masyarakat bercuriga tentang kematian ini,” kata Susno “Mengapa bercuriga? Dari status Sutrimo sendiri, dia adalah orang dekatnya eks Jampidsus, bapak FA, dia bekerja di situ sudah puluhan tahun, kemudian tentunya dekat hubungannya dan banyak hal yang diketahui tentang kepribadian, perilaku, kebiasaan, dan lain-lain dari eks Jampidsus FA ini,” sambungnya. Itu kan hal-hal yang tidak wajar. Dan juga Polri tahunya bukan dari laporan orang yang membawa itu, bukan laporan dari keluarga, tapi karena informasi dari masyarakat beberapa waktu, beberapa hari setelah kejadian baru Polri diberi tahu,” jelasnya. Susno Duadji juga menilai kematian Sutrimo dirasa tidak wajar karena tidak diautopsi terhadap jenazah korban. “Nah jenazah juga tidak diotopsi dan sebagainya-sebagainya, jadi kecurigaan penuh,” tutur Susno. Sehingga, menurutnya penyelidikan yang saat ini tengah dilakukan pihak kepolisian terhadap kematian Sutrimo, diniali sudah tepat. “Ini saya kira runtut yang dilakukan oleh penyidik atau penyelidik Polri, sudah sangat tepat. Untuk apa? Untuk mendapatkan alat bukti, guna mengetahui penyebab kematian,” imbuhnya.".