https://www.instagram.com/reel/DdbyDAQBkd-/?stkn=MWd3OXl0NWtydm92cQ==
https://www.instagram.com/reel/DdbyDAQBkd-/?stkn=MWd3OXl0NWtydm92cQ==
WWW.INSTAGRAM.COM
PantauSituasi on Instagram: "๐Œ๐ž๐ง๐ ๐š๐ฆ๐ฎ๐ค ๐š๐ญ๐š๐ฌ ๐๐š๐ฆ๐š ๐‘๐š๐ค๐ฒ๐š๐ญ, ๐ค๐ž๐ฉ๐š๐๐š ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐๐ข๐ฅ๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐Œ๐ž๐ฅ๐ข๐ง๐๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐‘๐š๐ค๐ฒ๐š๐ญ Persidangan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan diwarnai kegaduhan besar, Jumat (18/9). ๐…๐š๐ข๐ณ๐š๐ฅ ๐€๐ฌ๐ฌ๐ž๐ ๐š๐Ÿ, Advisor Kantor Hukum ๐˜‹๐˜ซ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ฏ & ๐˜—๐˜ข๐˜ณ๐˜ต๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด, yang dihadirkan jaksa KPK sebagai saksi, meluapkan kemarahannya kepada jaksa penuntut umum dan hakim usai agenda pemeriksaannya selesai. Jaksa menghadirkan Faizal untuk memberikan keterangan mengenai penerimaan seperangkat alat ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ข๐˜ด๐˜ต dari terdakwa ๐‘๐ข๐ณ๐š๐ฅ, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC. Faizal mengakui menerima barang-barang itu, namun menegaskan pemberiannya merupakan bantuan sosial menggunakan uang pribadi Rizal, bukan uang korupsi. Namun saksi mahkota untuk terdakwa Rizal, ๐’๐ข๐ฌ๐ฉ๐ซ๐ข๐š๐ง ๐’๐ฎ๐›๐ข๐š๐ค๐ฌ๐จ๐ง๐จ selaku mantan Kasubdit Intelijen DJBC, menyatakan hal yang berbeda: alat itu dibeli menggunakan uang operasional, dalam dua tahap senilai sekitar Rp.60 juta dan Rp.50 juta. Usai pemeriksaan, Faizal mengancam akan mendatangkan massa ke rumah hakim dan jaksa, mengungkit peristiwa penjarahan rumah anggota DPR dan mantan Menteri Keuangan pada 2025 sebagai referensi, dan menyentil jaksa yang dinilainya hanya berani menekan aparatur kecil. Hakim mempertanyakan, "๐˜”๐˜ข๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข? ๐˜‰๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ข๐˜บ๐˜ข?" "๐˜’๐˜ช๐˜ต๐˜ข." "๐˜๐˜ข๐˜ฌ-๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข." Faizal bicara seolah mewakili sebuah kelompok, seolah ada rakyat di belakangnya yang hak-haknya dirampas oleh jaksa dan hakim hari itu. Tapi siapa rakyat itu? "Rakyat" yang ia panggil adalah rakyat yang akan datang ke rumah hakim. "Rakyat" yang ia maksud adalah massa yang dikerahkan sebagai tekanan, bukan sebagai yang diwakili. Mengatasnamakan rakyat untuk mengancam pengadilan bukan membela rakyat; ia menggunakan nama rakyat sebagai peluru, dan peluru itu ditembakkan ke arah yang keliru. #ngamuk #rakyat #dramasangat #dramaqueen #sidangbeacukai"
4,379 likes, 369 comments - pantausituasi on September 18, 2026: "๐Œ๐ž๐ง๐ ๐š๐ฆ๐ฎ๐ค ๐š๐ญ๐š๐ฌ ๐๐š๐ฆ๐š ๐‘๐š๐ค๐ฒ๐š๐ญ, ๐ค๐ž๐ฉ๐š๐๐š ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐๐ข๐ฅ๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐Œ๐ž๐ฅ๐ข๐ง๐๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐‘๐š๐ค๐ฒ๐š๐ญ Persidangan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan diwarnai kegaduhan besar, Jumat (18/9). ๐…๐š๐ข๐ณ๐š๐ฅ ๐€๐ฌ๐ฌ๐ž๐ ๐š๐Ÿ, Advisor Kantor Hukum ๐˜‹๐˜ซ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ฆ๐˜ฏ & ๐˜—๐˜ข๐˜ณ๐˜ต๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด, yang dihadirkan jaksa KPK sebagai saksi, meluapkan kemarahannya kepada jaksa penuntut umum dan hakim usai agenda pemeriksaannya selesai. Jaksa menghadirkan Faizal untuk memberikan keterangan mengenai penerimaan seperangkat alat ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ข๐˜ด๐˜ต dari terdakwa ๐‘๐ข๐ณ๐š๐ฅ, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC. Faizal mengakui menerima barang-barang itu, namun menegaskan pemberiannya merupakan bantuan sosial menggunakan uang pribadi Rizal, bukan uang korupsi. Namun saksi mahkota untuk terdakwa Rizal, ๐’๐ข๐ฌ๐ฉ๐ซ๐ข๐š๐ง ๐’๐ฎ๐›๐ข๐š๐ค๐ฌ๐จ๐ง๐จ selaku mantan Kasubdit Intelijen DJBC, menyatakan hal yang berbeda: alat itu dibeli menggunakan uang operasional, dalam dua tahap senilai sekitar Rp.60 juta dan Rp.50 juta. Usai pemeriksaan, Faizal mengancam akan mendatangkan massa ke rumah hakim dan jaksa, mengungkit peristiwa penjarahan rumah anggota DPR dan mantan Menteri Keuangan pada 2025 sebagai referensi, dan menyentil jaksa yang dinilainya hanya berani menekan aparatur kecil. Hakim mempertanyakan, "๐˜”๐˜ข๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข? ๐˜‰๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ข๐˜บ๐˜ข?" "๐˜’๐˜ช๐˜ต๐˜ข." "๐˜๐˜ข๐˜ฌ-๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข." Faizal bicara seolah mewakili sebuah kelompok, seolah ada rakyat di belakangnya yang hak-haknya dirampas oleh jaksa dan hakim hari itu. Tapi siapa rakyat itu? "Rakyat" yang ia panggil adalah rakyat yang akan datang ke rumah hakim. "Rakyat" yang ia maksud adalah massa yang dikerahkan sebagai tekanan, bukan sebagai yang diwakili. Mengatasnamakan rakyat untuk mengancam pengadilan bukan membela rakyat; ia menggunakan nama rakyat sebagai peluru, dan peluru itu ditembakkan ke arah yang keliru. #ngamuk #rakyat #dramasangat #dramaqueen #sidangbeacukai".
ยท16 Visualizaรงรตes ยท0 Anterior
BSA Team https://bsa.team