WWW.INSTAGRAM.COM
Pak Bay | Eks DJP on Instagram: "“Motor bensin bakal kena pajak karbon?” Eits, jangan buru-buru panik. Memang, Indonesia sudah memiliki dasar hukum untuk menerapkan pajak karbon. Tapi sampai saat ini, pajak karbon belum diterapkan secara penuh, dan pemerintah masih menyiapkan roadmap serta mekanisme implementasinya. Jadi, adanya pembahasan soal pajak karbon belum otomatis berarti besok setiap pengguna motor bensin akan dikenakan pajak baru. Dan satu hal lagi yang sering keliru: Kebijakan lingkungan di negara lain tidak otomatis bisa diterapkan sama persis di Indonesia. Bahkan China pun tidak menggunakan satu model “pajak karbon kendaraan” secara nasional. Mereka memiliki skema yang berbeda, termasuk pajak bahan bakar dan sistem perdagangan emisi. Kalau nantinya Indonesia menerapkan pajak karbon, yang justru penting ditanyakan adalah: Siapa yang dikenakan? Berapa tarifnya? Mekanismenya bagaimana? Dan apakah dampaknya sudah dihitung terhadap daya beli masyarakat? Karena pajak karbon bukan sekadar soal menambah penerimaan negara. Tujuan utamanya juga untuk mengendalikan emisi dan mendorong perubahan perilaku menuju ekonomi yang lebih rendah karbon. Jadi jangan sampai kita baru ribut setelah aturannya terbit. Menurut kalian, kalau pajak karbon benar-benar diterapkan untuk kendaraan bensin, apakah ini langkah yang tepat untuk mengurangi emisi atau justru akan menambah beban masyarakat? Tulis pendapat kalian"
7,831 likes, 14K comments - muamalahpajak on August 14, 2026: "“Motor bensin bakal kena pajak karbon?” Eits, jangan buru-buru panik. Memang, Indonesia sudah memiliki dasar hukum untuk menerapkan pajak karbon. Tapi sampai saat ini, pajak karbon belum diterapkan secara penuh, dan pemerintah masih menyiapkan roadmap serta mekanisme implementasinya. Jadi, adanya pembahasan soal pajak karbon belum otomatis berarti besok setiap pengguna motor bensin akan dikenakan pajak baru. Dan satu hal lagi yang sering keliru: Kebijakan lingkungan di negara lain tidak otomatis bisa diterapkan sama persis di Indonesia. Bahkan China pun tidak menggunakan satu model “pajak karbon kendaraan” secara nasional. Mereka memiliki skema yang berbeda, termasuk pajak bahan bakar dan sistem perdagangan emisi. Kalau nantinya Indonesia menerapkan pajak karbon, yang justru penting ditanyakan adalah: Siapa yang dikenakan? Berapa tarifnya? Mekanismenya bagaimana? Dan apakah dampaknya sudah dihitung terhadap daya beli masyarakat? Karena pajak karbon bukan sekadar soal menambah penerimaan negara. Tujuan utamanya juga untuk mengendalikan emisi dan mendorong perubahan perilaku menuju ekonomi yang lebih rendah karbon. Jadi jangan sampai kita baru ribut setelah aturannya terbit. Menurut kalian, kalau pajak karbon benar-benar diterapkan untuk kendaraan bensin, apakah ini langkah yang tepat untuk mengurangi emisi atau justru akan menambah beban masyarakat? Tulis pendapat kalian".