https://www.instagram.com/p/Dd3CBG_T4LQ/?stkn=cTJxOTVrbHh3eTU5
https://www.instagram.com/p/Dd3CBG_T4LQ/?stkn=cTJxOTVrbHh3eTU5
WWW.INSTAGRAM.COM
Naomi on Instagram: "Gue mau lo tau.. Skandal "KLUSTER MEWAH" di Lapas Cibinong ini jelas bukan sekadar ulah oknum pejabat level menengah yang berani nakal sendirian, melainkan cerminan dari bobroknya sistemik pengawasan pemasyarakatan. Dari penelusuran data dan rekam jejaknya, Wisnu Hani Putranto nampil dengan profil yang sangat kontradiktif. Dia ini lulusan AKIP/Poltekip bergelar S.H., M.Si., yang sempat ngedengungin narasi "Zero Halinar" alias bebas HP, pungli, dan narkoba pas mimpin Lapas Cilacap, tapi begitu nginjak kaki di Cibinong pada Oktober 2023, dia malah seolah ngasuh bisnis fasilitas mewah buat napi-napi kelas atas. Laporan LHKPN milik Wisnu juga ngebongkar kejanggalan finansial yang sepertinya sengaja disembunyiin. Waktu baru ngejabat Kalapas Cibinong di Oktober 2023, dia udah ngelaporin kekayaan senilai Rp6,1 miliar, angka yang bener-bener nggak masuk akal buat ukuran PNS golongan IV/a atau eselon III yang gaji pokoknya cuma di kisaran Rp3,2 sampai Rp5,4 juta plus tunjangan kinerja sekitar Rp10,9 juta per bulan. Logikanya, kalaupun seluruh gajinya ditabung utuh tanpa dipake makan selama 20 tahun, angkanya nggak bakal nyentuh Rp6 miliar. Keanehan makin jadi pas masuk periode 2023 sampai 2025, hartanya tiba-tiba merosot tajam jadi sisa Rp3,19 miliar, dengan 4 aset tanah atau bangunan dan 4 kendaraan yang mendadak hilang dari laporan. Belum lagi uang kasnya yang anjlok drastis dari Rp1,4 miliar di 2023 jadi sisa Rp55 juta aja di 2025, tanpa ada transaksi properti resmi yang bisa ngejelasin ke mana raibnya uang Rp1,3 miliar itu. Pola kekayaan yang meroket terus nyusut misterius ini ngasih indikasi kuat adanya upaya nyamarin aset, penjualan fiktif, atau aliran dana gelap yang sengaja dihindarin dari audit. Di area operasional lapas, kebobrokan ini makin kelihatan dari eksistensi 13 bangunan mewah tanpa catatan resmi di SIMAK BMN yang dibangun bertahap dari 2021 sampai 2025, yang nunjukin banget adanya pembiaran struktural. Proyek ini jalan terus ngelewatin dua era kepemimpinan, mulai dari zamannya Usman Madjid sampai dilanjutin sama Wisnu, tanpa pernah disenggol sama sekali oleh pengawasan internal Kanwil Ditjen PAS Jawa Barat. Lanjut ⬇️"
881 likes, 40 comments - naomi_kennedy1 on September 28, 2026: "Gue mau lo tau.. Skandal "KLUSTER MEWAH" di Lapas Cibinong ini jelas bukan sekadar ulah oknum pejabat level menengah yang berani nakal sendirian, melainkan cerminan dari bobroknya sistemik pengawasan pemasyarakatan. Dari penelusuran data dan rekam jejaknya, Wisnu Hani Putranto nampil dengan profil yang sangat kontradiktif. Dia ini lulusan AKIP/Poltekip bergelar S.H., M.Si., yang sempat ngedengungin narasi "Zero Halinar" alias bebas HP, pungli, dan narkoba pas mimpin Lapas Cilacap, tapi begitu nginjak kaki di Cibinong pada Oktober 2023, dia malah seolah ngasuh bisnis fasilitas mewah buat napi-napi kelas atas. Laporan LHKPN milik Wisnu juga ngebongkar kejanggalan finansial yang sepertinya sengaja disembunyiin. Waktu baru ngejabat Kalapas Cibinong di Oktober 2023, dia udah ngelaporin kekayaan senilai Rp6,1 miliar, angka yang bener-bener nggak masuk akal buat ukuran PNS golongan IV/a atau eselon III yang gaji pokoknya cuma di kisaran Rp3,2 sampai Rp5,4 juta plus tunjangan kinerja sekitar Rp10,9 juta per bulan. Logikanya, kalaupun seluruh gajinya ditabung utuh tanpa dipake makan selama 20 tahun, angkanya nggak bakal nyentuh Rp6 miliar. Keanehan makin jadi pas masuk periode 2023 sampai 2025, hartanya tiba-tiba merosot tajam jadi sisa Rp3,19 miliar, dengan 4 aset tanah atau bangunan dan 4 kendaraan yang mendadak hilang dari laporan. Belum lagi uang kasnya yang anjlok drastis dari Rp1,4 miliar di 2023 jadi sisa Rp55 juta aja di 2025, tanpa ada transaksi properti resmi yang bisa ngejelasin ke mana raibnya uang Rp1,3 miliar itu. Pola kekayaan yang meroket terus nyusut misterius ini ngasih indikasi kuat adanya upaya nyamarin aset, penjualan fiktif, atau aliran dana gelap yang sengaja dihindarin dari audit. Di area operasional lapas, kebobrokan ini makin kelihatan dari eksistensi 13 bangunan mewah tanpa catatan resmi di SIMAK BMN yang dibangun bertahap dari 2021 sampai 2025, yang nunjukin banget adanya pembiaran struktural. Proyek ini jalan terus ngelewatin dua era kepemimpinan, mulai dari zamannya Usman Madjid sampai dilanjutin sama Wisnu, tanpa pernah disenggol sama sekali oleh pengawasan internal Kanwil Ditjen PAS Jawa Barat. Lanjut ⬇️".
·9 Visualizações ·0 Anterior
BSA Team https://bsa.team