Ini hanya contoh,kira kira, kemungkinan.jgn terlalu serius.

https://www.instagram.com/p/DcgvJ8nmMlI/?igsi=MTA2d2YybDduZGozcA==
Ini hanya contoh,kira kira, kemungkinan.jgn terlalu serius. https://www.instagram.com/p/DcgvJ8nmMlI/?igsi=MTA2d2YybDduZGozcA==
WWW.INSTAGRAM.COM
Balqis Humaira on Instagram: "Selama ini, otak kita udah terlanjur dicuci sama sinetron murahan yang ada di buku sejarah atau berita TV. Di kepala mayoritas orang, demonstrasi itu plotnya sangat sederhana, hitam putih layaknya film pahlawan. Ada massa rakyat yang tertindas turun ke jalan, ada orator yang teriak-teriak ngebacain tuntutan di atas pick up pakai toa, lalu di seberang sana ada barisan aparat bawa tameng yang siap mengamankan situasi. Terus kalau tiba-tiba ada batu melayang, ada gas air mata yang ditembakkan, dan ada fasilitas umum yang terbakar, orang awam bakal langsung mikir: "Wah, demonstrannya anarkis nih, perusuh!" ​Kalau lo masih pakai cara berpikir sebodoh dan sedatar itu buat ngebaca dinamika konflik di jalanan, selamat, lo baru aja resmi jadi korban trik sulap paling sukses yang pernah dimainkan sama para elite politik di negara ini. Lo cuma ngelihat lapis paling luar dari sebuah teater raksasa, sementara lo buta sama siapa sutradara yang lagi duduk di balik layar sambil ketawa-ketawa megang remot kontrol. Gue punya pertanyaan: Gimana kalau kekacauan, kerusuhan, dan api yang menyala di jalanan itu sebenarnya adalah sesuatu yang dengan sangat sadar DIPESAN dan DIRANCANG buat menguntungkan 1 pihak tertentu? Gue gak ngasal bikin drama percakapan itu. Di dalam percakapan itu, muncul gagasan-gagasan kotor yang ngebahas soal skenario ngerahin "demo tandingan", nyiptain situasi biar rusuh, sampai ada agenda buat mastiin tuntutan awal masyarakat tenggelam dimakan sama kekacauan itu sendiri. Kalau percakapan bajingan macam ini bener-bener nyata dan dipraktikkan, maka masalah yang lagi kita hadapin bukan lagi sekadar soal "wah, ada demo menolak undang-undang". Masalahnya udah bergeser jauh jadi sangat mengerikan: ini adalah tentang bagaimana sebuah aksi protes yang sah, murni, dan dilindungi konstitusi, bisa kehilangan seluruh ruh dan substansinya cuma karena narasi tentang demonstrasi itu sendiri dengan sengaja disabotase dan dibikin kacau. ​Lanjut ⬇️"
7,999 likes, 364 comments - balqishumaira77 on August 26, 2026: "Selama ini, otak kita udah terlanjur dicuci sama sinetron murahan yang ada di buku sejarah atau berita TV. Di kepala mayoritas orang, demonstrasi itu plotnya sangat sederhana, hitam putih layaknya film pahlawan. Ada massa rakyat yang tertindas turun ke jalan, ada orator yang teriak-teriak ngebacain tuntutan di atas pick up pakai toa, lalu di seberang sana ada barisan aparat bawa tameng yang siap mengamankan situasi. Terus kalau tiba-tiba ada batu melayang, ada gas air mata yang ditembakkan, dan ada fasilitas umum yang terbakar, orang awam bakal langsung mikir: "Wah, demonstrannya anarkis nih, perusuh!" ​Kalau lo masih pakai cara berpikir sebodoh dan sedatar itu buat ngebaca dinamika konflik di jalanan, selamat, lo baru aja resmi jadi korban trik sulap paling sukses yang pernah dimainkan sama para elite politik di negara ini. Lo cuma ngelihat lapis paling luar dari sebuah teater raksasa, sementara lo buta sama siapa sutradara yang lagi duduk di balik layar sambil ketawa-ketawa megang remot kontrol. Gue punya pertanyaan: Gimana kalau kekacauan, kerusuhan, dan api yang menyala di jalanan itu sebenarnya adalah sesuatu yang dengan sangat sadar DIPESAN dan DIRANCANG buat menguntungkan 1 pihak tertentu? Gue gak ngasal bikin drama percakapan itu. Di dalam percakapan itu, muncul gagasan-gagasan kotor yang ngebahas soal skenario ngerahin "demo tandingan", nyiptain situasi biar rusuh, sampai ada agenda buat mastiin tuntutan awal masyarakat tenggelam dimakan sama kekacauan itu sendiri. Kalau percakapan bajingan macam ini bener-bener nyata dan dipraktikkan, maka masalah yang lagi kita hadapin bukan lagi sekadar soal "wah, ada demo menolak undang-undang". Masalahnya udah bergeser jauh jadi sangat mengerikan: ini adalah tentang bagaimana sebuah aksi protes yang sah, murni, dan dilindungi konstitusi, bisa kehilangan seluruh ruh dan substansinya cuma karena narasi tentang demonstrasi itu sendiri dengan sengaja disabotase dan dibikin kacau. ​Lanjut ⬇️".
·116 Visualizações ·0 Anterior
BSA Team https://bsa.team