#*JENIS BISNIS JARINGAN*
1. MULTI LEVEL MARKETING (MLM)
Karakter Bisnis:
Mengeluarkan uang untuk membeli produk.
Omzet atau poin berasal dari penjualan produk.
Jika tidak berhasil membangun jaringan, produk tetap dimiliki, tetapi peluang penghasilan menjadi terbatas.
Penjelasan Presentasi:
> "MLM adalah bisnis yang berbasis penjualan produk. Setiap anggota membeli produk dan memperoleh poin atau omzet dari penjualan tersebut. Penghasilan akan meningkat jika mampu membangun jaringan dan meningkatkan penjualan. Tanpa pengembangan jaringan, keuntungan biasanya hanya berasal dari penjualan pribadi."
---
2. INSURANCE NETWORKING
Karakter Bisnis:
Dana yang dibayarkan menjadi premi sekaligus tabungan/proteksi, sesuai ketentuan produk.
Aktivitas jaringan dilakukan melalui pembayaran premi secara berkala.
Jika belum berhasil membangun jaringan, peserta tetap memperoleh manfaat utama berupa perlindungan asuransi dan manfaat sesuai isi polis.
> "Insurance Networking menggabungkan perlindungan asuransi dengan peluang membangun jaringan. Fokus utamanya bukan hanya mencari bonus, tetapi juga memiliki manfaat proteksi. Dengan demikian, walaupun bisnis belum berkembang sesuai harapan, peserta tetap memperoleh manfaat produk sesuai ketentuan polis."
---
3. MONEY GAME / MONEY GAME BERKEDOK
Karakter Bisnis:
Uang disetor dengan harapan mendapatkan keuntungan cepat.
Tidak memiliki produk atau jasa yang benar-benar bernilai, atau produknya hanya sebagai formalitas.
Keuntungan bergantung pada masuknya anggota baru sehingga memiliki risiko tinggi.
> "Money Game bukan bisnis yang bertumpu pada produk atau jasa yang nyata. Keuntungan umumnya berasal dari perputaran dana anggota baru. Karena itu, model seperti ini memiliki risiko yang tinggi dan masyarakat perlu berhati-hati serta memastikan legalitas dan model bisnisnya sebelum bergabung."
---
Kesimpulan
> "Sebelum memilih sebuah bisnis jaringan, pahami terlebih dahulu sumber nilai bisnis tersebut. Pastikan ada produk atau layanan yang nyata, manfaat yang jelas bagi peserta, legalitas yang sesuai, serta sistem yang transparan. Dengan begitu, keputusan yang diambil menjadi lebih bijak dan berorientasi jangka panjang."
#*JENIS BISNIS JARINGAN*
1. MULTI LEVEL MARKETING (MLM)
Karakter Bisnis:
Mengeluarkan uang untuk membeli produk.
Omzet atau poin berasal dari penjualan produk.
Jika tidak berhasil membangun jaringan, produk tetap dimiliki, tetapi peluang penghasilan menjadi terbatas.
Penjelasan Presentasi:
> "MLM adalah bisnis yang berbasis penjualan produk. Setiap anggota membeli produk dan memperoleh poin atau omzet dari penjualan tersebut. Penghasilan akan meningkat jika mampu membangun jaringan dan meningkatkan penjualan. Tanpa pengembangan jaringan, keuntungan biasanya hanya berasal dari penjualan pribadi."
---
2. INSURANCE NETWORKING
Karakter Bisnis:
Dana yang dibayarkan menjadi premi sekaligus tabungan/proteksi, sesuai ketentuan produk.
Aktivitas jaringan dilakukan melalui pembayaran premi secara berkala.
Jika belum berhasil membangun jaringan, peserta tetap memperoleh manfaat utama berupa perlindungan asuransi dan manfaat sesuai isi polis.
> "Insurance Networking menggabungkan perlindungan asuransi dengan peluang membangun jaringan. Fokus utamanya bukan hanya mencari bonus, tetapi juga memiliki manfaat proteksi. Dengan demikian, walaupun bisnis belum berkembang sesuai harapan, peserta tetap memperoleh manfaat produk sesuai ketentuan polis."
---
3. MONEY GAME / MONEY GAME BERKEDOK
Karakter Bisnis:
Uang disetor dengan harapan mendapatkan keuntungan cepat.
Tidak memiliki produk atau jasa yang benar-benar bernilai, atau produknya hanya sebagai formalitas.
Keuntungan bergantung pada masuknya anggota baru sehingga memiliki risiko tinggi.
> "Money Game bukan bisnis yang bertumpu pada produk atau jasa yang nyata. Keuntungan umumnya berasal dari perputaran dana anggota baru. Karena itu, model seperti ini memiliki risiko yang tinggi dan masyarakat perlu berhati-hati serta memastikan legalitas dan model bisnisnya sebelum bergabung."
---
Kesimpulan
> "Sebelum memilih sebuah bisnis jaringan, pahami terlebih dahulu sumber nilai bisnis tersebut. Pastikan ada produk atau layanan yang nyata, manfaat yang jelas bagi peserta, legalitas yang sesuai, serta sistem yang transparan. Dengan begitu, keputusan yang diambil menjadi lebih bijak dan berorientasi jangka panjang."
·43 Ansichten
·0 Bewertungen